Monday, February 16, 2009

Kuta menjadi sebuah desa yang super modern, kayanya sudah terlihat dari sekarang. Bangunan-bangunan dengan fasad yang aneh tapi menarik perhatian banyak wisatawan yang berkunjung ke Kuta. Seperti misalnya, ada Kuta Galeria dengan fasad-fasad yang sangat menarik (bagi saya dan teman saya), Hypermart dengan fasad bangunannya yang serba kotak/kubus, Carefour, Sushi Tei, Rip Curl Fashion Outlet, dan masih banyak lagi bangunan-bangunan di daerah Kuta yang bisa membuat geleng2 kepala bagi orang yang melewatinya. Kesan local jenius tampaknya dikesampingkan, meskipun masih ada sedikit, seperti tempelan2 ukir2an khas
Bali baik itu di dinding maupun bagian lain pada suatu bangunan. Yah, bisa dibilang, persentase antara modern dan kearifan local kira2 80 : 20, lumayan mencolok juga. Apalagi jika masuk kawasan Pecatu, perbandingannya bisa 90 : 10, dahsyat, perbedaan yang mencolok. Ditambah lagi sekarang, proyek dari Bakrie Land (lupa namanya), yang sepertinya kurang sekali memiliki sentuhan arsitektur tradisional. Banyak lagi bangunan2 komersial di Kuta yang jauh dari kesal lokal jenius.

Lalu, bagaimana sikap pemerintah daerah..?? Seakan-akan pemerintah daerah cuek akan hal itu. Tapi wajar sih, ini kan demi kepentingan pemasukan daerah, coba ga ada Kuta, ga ada bangunan2 komersial yang aneh bin ajaib itu, wisatawan domestic ato mancanegara, mungkin dikit yang datang ke Bali, yah selain aura mistik Bali itu sendiri yang membuat para tamu2 itu datang untuk kesekian, kesekian dan kesekian kalinya.

Saya jadi berpikir (tiba2 muncul ide gila), Bali mempunyai Desa super modern yang bernama Kuta yang mencakup seluruh kawasan Kecamatan Kuta, dengan bangunan2 yang tidak terlalu terikat dengan perda yang berlaku, seperti kearifan lokal, tapi tetap mengacu pada peraturan tentang ketinggian bangunan yang tidak boleh lebih dari 15 m atau setinggi pohon kelapa. Biarkan investor bermain dengan ide2 kreatif dan gila mereka untuk merubah “bentuk wajah” Kuta menjadi lebih gila dan modern. Weh, bisa dibayangkan, gimana jadinya semua itu, bangunan2 aneh, gila, mantap dan spektakuler yang juga ditambah dengan fasilitas2 yang menunjang kegiatan pariwisata berkembang di Kuta. Asli, wisatawan bahkan menjadi menggila di Kuta, dan saya yakin, pasti wisatawan menjadi lebih banyak datang ke Bali. Kehidupan dan detak jantung Kuta pasti makin berdegup kencang seiring adanya perubahan “bentuk wajah” dari Desa Kuta.

Tetapi, ini ada tetapinya, hal itu hanya berlaku bagi Kecamatan Kuta, bukan daerah Bali yang lain, lagi sekali saya tegaskan, BUKAN DAERAH BALI YANG LAIN, HANYA UNTUK KAWASAN KUTA. Untuk daerah Bali yang lain, kita jaga kearifan lokal yang sudah ada, tidak boleh diganggu gugat. Misalnya, daerah Denpasar Kota, yang terkenal dengan jalan Gajah Mada dan perempatan Catur Muka. Nah, daerah itu kan kentel banget dengan istilah Kota Tua-nya Denpasar, yang sangat sayang sekali berubah karena penambahan/perubahan bangunan yang ada di sebelah timur kanto BNI 46 Gajah Mada. UUhhhh, merubah image aja itu bangunan ruko yang baru, modern ga jelas gitu, beda banget sama yang lainnya. Intinya JELEK, ga matching, ga masuk n ga ada juntrungannya. Bagi yang punya konsep, maaf ya dikritik.

Nah, lanjut lagi, trus ada daerah Gianyar yang memiliki daerah/kawasan pedesaan yang, gillaaaa, dahsyat abissss. Siapa ga tahu Ubud, Kedewatan n Payangan..?? Pasti semua wisatawan tau daerah tersebut. Nah, sekarang daerah itu kan terancam oleh villa yang memang sih bagus, cumin bukan pada tempatnya. Bayangkan, di daerah tebing2, pinggir sungai dan hutan yang notabene masih banyak pohon2 tua yang mesti ditebang untuk lahan pembangunan villa. Kan, kasian tanah dan pohonnya, yang notabene sudah lama tumbuh dan sebagai resapan air hujan yang dapat mencegah longsor. Eh, ini malah di timbun dengan villa2 yang saya rasa lama-kelamaan akan merusak tanah Bali itu sendiri. Nah, ada lagi di daerah Tabanan, yang bener2 mencaplok lahan hutan dimana memang diperuntukkan untuk hutan lindung yang menjaga kestabilan air tanah, eh ini diatasnya malah dibangun villa, beton2 yang ga jelas, udah deh, longsor. Masih banyak lagi contoh2 yang saya sebutkan diatas. Apalagi Karangasem, Bangli, Klungkung, Buleleng, Negara, wihh, itu daerah ya, desa tradisonalnya banyak banget, wih, dahsyat, ada Tenganan, Bugbug, Kamasan, Sidatapa, Cempaga, deelel, deelel, dengan budaya lokal yang masih sangat kental, yang beda 180 derajat dengan kawasan Kuta. Daerah itu, sungguh, sangat, sangat, sangat tradisional yang saying sekali jika mesti diobok2 oleh investor yang yah bisa dibilang kurang tanggap akan kearifan lokal.

Nah, maka dari itu, saya sih pengennya ya, Bali itu, ada kawasan modern bahkan super modern, dan tidak pula meninggalkan kawasan suci dan masih menjunjung kearifan lokan/lokal jenius. Pasti bakalan seru kalau hal ini jadi kenyataan. Saya membayangkan seperti Perancis (kalau tidak salah ya ini, ini saya dapet waktu saya kuliah dulu, mata kuliah Perkotaan, yang waktu itu dijelaskan bentuk2 kota, contoh2 kota yang indah, etc, etc) yang dimana wilayah Paris dengan kota Paris dipisah oleh Sungai Seine. Dimana pemerintah setempat, tidak mengijinkan para investor untuk mengutak-ngatik kota Paris, dimana bangunan2 tua dan bersejarah  masih kokoh berdiri, dan masih terjaga dan terawatt dengan baik. Jadi sejarah Perancis, dengan mudah dilihat di kota Paris ini. Beda banget dengan kota modern /wilayah Paris, mantaaaaaaap, itu yang saya lihat (memang sih, saya ga pernah ke Perancis, tetapi dengan membaca buku, saya bisa terbayang, seperti apa kota Paris dan wilayah Paris tersebut) di image2 photo baik di buku atau di internet. Gedung2 pencakar langit, modern abiiiissss dengan system struktur terkini dan terdahsyat. Saya akan tunjukkan foto2 kota Paris dan wilayah Paris.

Kota Paris

Place de la Concorde

Grand Palais

Arc the Triomph

Place de la Concorde

Grand Palais

Arc the Triomph

 

Wilayah Paris

Sumber : Wikipedia-Paris

Ehm..ehm..andaikan Bali bisa seperti ini, masih memegang teguh tradisi dan tidak lepas juga dari globalism. Maaf jika ada kesalahan, harap kritikannya. Tererengkyu, matur tengkyu, matur suksma n terima kasih.

Posted by Ika in 06:26:09 | Permalink | Comments (4)

Monday, February 2, 2009

Lembongan Trip (Lot of Fun)

Seneng…..!!!!!!!!!!!!!!!!!

 

Abis datang outing dari Lembongan, gila…seneng banget. Ini untuk ke-2 kalinya, lumayan buat refreshing otak yang rada mumet sama rutinitas sehari2. That was fun at lembongan yesterday. With my boy friend and his friends, SPG2 yang super bohay,weehhh, seekkksiiieeehhh…!!! TL2 yang super cakep n rada gatel, hahahahaha…!!!.

Seru, tapi pas berangkatnnya rada ga mneyenangkan, muntah2 bok di cruise, secara ombaknya, keras banget. Muntah2 mpe 2 kantong, wadouh, parah. Tapi ga aku aja, ada beberapa temen yang lainnya, hahahahahahaha, mendingan naik pesawat jauh, dibandingin naik cruise (mangne dirimyu pernah naik pesawat jauh..?? paling banter mpe
Jakarta doing..heheehehehehe).

Disana (Lembongan) kita liat gimana produksi rumput laut, gila coy, panes banget, but fun. Rumput laut selain untuk dimakan (namanya bulung, yang enak banget untuk dimakan pedes2) juga untuk kosmetik, obat2an etc etc. Udah deh selain melihat rumput laut, kita semua pada narsis2an, huweeekkkk, narsis and keep pose, ga bisa lepas dari pose, palagi para SPG, weeehhhhh, always pose and pose.

Trus bis tu kita ke rumah goa yang dibangun oleh Bapak Byasa. Serem n gelap, untung ada senter, tapi sayang rumah goanya pendek, ga sepanjang yang aku kira. Temen2 pada teriak2 saking gelapnya, hahahahahahaha, tapi tetep, pose ga pernah ilang dari kita2, masuk goa, pose, tengah goa, pose and keluar goa, keep pose.

3, 2, 1…. Cekreeekkkk…!!!!! Poseeeeeee…..!!!!

Saatnya makaaaannn, coz dah jam 12.10, weh, perut2 semuanya udah pada cacingan, coz di cruise cuma dapet breakfast roti n orange juice, mana mpe perut tu (bagi mereka ya, kalo bagi aku sih ga, soalnya aku dah minum obat diet pensuplai makanan, ehm, ehm, ehm..). Hahahahahahahaha, ga cewek ga cowok, makanannya kaya gunung mount everest pindah ke piring, semua pada kelaperan, doyan ato maruk si..??? Bahahahahahahahahaha…lucu2, kalo aku cuma ngambil 2 tusuk sate udang, bbq cumi, and mie goreng, enough, tu aja aku dah kenyang banget. Mantabs pokoke our lunch. And always..keep poseeeee.

Selanjutnya, bis lunch, naik kapal selam buat liat kehidupan bawah laut, baguuuussss banget pemandangan bawah laut, ikannya, reefnya, pasirnya, so blue in there, kereeennnn, banyak banget ikan2 hias, ikan2 besar juga ada. Karangnya..wuuiiihhh..gede..agak menyeramkan, but, really beautiful, bagoooeeesss.

Keep pooossseeeee…!!!!!

Saatnya acara bebaaaaassss….Aku milih banana boat, pengennya sih melon ato semangka boat, tapi sayanganya ga ada, hehehehehehe. Ketawa liat temen2 pada nyungsep semua habis di belokin ma bapak penyetir boat, pada keleleb di tengah laut, hwakakakakakakakakakakak..lucu banget. Yang paling lucu tu si Mang Guna, adiknya Rajeg, badan aja gede, tapi nyali ciut, hahahahahahahahaha..!! Masa baru jatuh dari banana boat, dia nangis, wkwkwkwkwkwkwkwkw, katanya takut tenggelem, gimana mau tenggelem sih Mang, orang masing2 pake pelampung yang bikin kita ngapung terus, hahahahahahaha, seru ngeledek temen2 dari pinggir pantai. Trus gentian grup cewek2 SPG, cewek semua yang naik banana boat, udah deh dikerjain ma bapak penyetir banana boat, weeeehhhhh, mpe dua kali nyungsep, pada teriak2 semua, teriak histeris, hahahahahahahaha, secara cewek2. Nah gantian nih giliranku, pacarku n friends. Wuiiiiiihhhh, assseeeeekkkkk, tapi tiba2, datang gelombang lumayan tinggi, udah deh, byyyyyuuurrrrr…!!!! Nyugsep..gilaaaa..sakit, air laut keminum, uhuk..uhuk..uhuk..batuk ga jelas, airnya dingin banget di tengah laut, ga kaya di pinggir laut, agak anget, ternyata gitu ya, kalo ngapung di tengah laut, tapi serrruuuuuu bangeeeetttt, pengen lagi, tapi dapet kesempatan cuma sekali aja, yaaahhhh…

Jam setengah tiga kurang, weeehhhh, saatnya membersihkan badan alias take a shower to clean my body from lot of sands. Yang lainnya masih enak bermain ria, ada yang berenang, ada yang maen volley. Ga tau apa, kalo jam setengah tiga mesti caut ke cruise, alias finish our outing to back to Bali island.

Hahahahahahaha, semua pada berebut mandi, untung aja aku ma Vina (salah satu SPG) udah lese duluan, tinggal nunggu mereka yang masih ganti baju trus balik deh.

UUUhhhffff, jadi capek n laper, tapi mesti nunggu 45 menit sampe di Pulau Bali, It’s time to get sleep, biar ga mabok lagi (untung sebelumnya udah minum antimo).

Zzzzzz..zzzzzz…zzzzzz…zzzzzzz…perjalanan pulang di laut ga terasa, dan akhirnya nyampe juga di pelabuhan Benoa, waaahhhh, it’s time to go home.

 

Buat Rajeg my bebh, thanks ya buat liburannya, love u very much bebh, juga buat anak2 BSN salam kenal semuanya dan banyak2 terimakasih untuk outing yang bener, bener, bener, bener, bener, menyenangkan dan mudah2an kapan2 bisa outing lagi sama kalian and always keep pooossseeeee…!!!!

 

Thanks All.

Posted by Ika in 07:01:01 | Permalink | Comments (1) »

Thursday, January 29, 2009

Ga Ada Benang Merah, Hanya Sebuah Cerita

Akhirnya..bisa juga diriku manjangin rambut, yah meskipun tidak secara normal alias di extension, but not bad lah. Tapi extensionnya dikit demi dikit, ga langsung jeplak coz dana terbatas dan masih ada kepentingan lain yang lebih mendesak. Kata orang2 dan pacar sih bagus, tapi sakitnya itu loh, pas keramas ..wadouh..sakit. But, never mind, demi rambut panjang dan menunggu rambut asli tumbuh memanjang..hehehehehe.
Ada temenku bilang, “kamu manjangin rambut pasti untuk memikat cowok ya..?” Sialan, aku manjangin rambut dengan extension hanya untuk menjaga penampilan biar ga terlihat membosankan dan biar pacarku ga ngelirik cewek lain alias tambah sayang, bukan untuk memikat cowok. Terserah deh si cowok mau suka, seneng atau gimana ma penampilan baru aku, yang penting kan akunya ga kenapa2, tetep sama pendirian untuk bulan agustus. Aku seneng banget merubah penampilan, ga mau yang monoton, karena aku orangnya  atraktif dan moody, aku ga suka satu macam gaya, aku suka berbagai gaya dan itu sangat berpengaruh dalam hidupku. Contoh kecil aja, sekarang poni rambutku bisa ke kiri, besok bisa ke kanan, besoknya lagi bisa ke depan. Baru beli baju minggu lalu, udah ngerasa bosen, yah meskipun baju udah menumpuk di lemari baju. It’s me, ga pernah suka sama satu macam gaya, ga monoton dan suka perubahan.

 

Oya, talking about something else, krisis global sudah berdampak di kantor tempat aku kerja, udah ada PHK tahap I yang lumayan bikin karyawan stress. Sekarang ada lagi PHK tahap 2 yang buat aku sedikit was-was. Tapi sebenernya sih ga begitu masalah buat aku, coz aku yakin pasti bisa mendapatkan pekerjaan yang bagus nantinya jika aku kena PHK tahap 2 (tapi, mudah2an ga kena, I love my job n my work in this office).

Krisis, krisis, kenapa kamu mencengram begitu banyak orang dengan kegiatan sehari2nya dan membuat orang tersebut terjatuh secara perlahan. Kata temen2ku, ternyata kontraktor dan konsultan gede sekarang lagi dalam tahap mengencangkan ikat pinggang. Kerjanya ganti-gantian alias shift2an, ada yang 3 hari aja masuk kerja, ada yang 10 hari masuk kerja, ada yang 4 hari, pokoknya gimana biar bisa pengeluaran kantor berkurang yang artinya mengurangi pendapatan karyawan alias potong gaji. Uhf, susah, tapi efisien dan bagus juga, biar ga ada pemecatan karyawan. Ntar kalo kondisi sudah membaik, kan enak tu, ga perlu nyari karyawan baru lagi. Bersusah susah dahulu, bersenang senang kemudian. Yah, mudah2an keyakinan aku tentang kondisi yang akan segera membaik, akan terkabul.

Posted by Ika in 01:48:13 | Permalink | No Comments »

Tuesday, January 27, 2009

Rumahku Nerakaku

Huh.. L


Ada pepatah..Rumahku Istanaku, Rumahku Sorgaku.. Tapi aku beda judul, yang  ada bukan kaya pepatah tu, tapi Rumahku Nerakaku. Gila ja, liburan ne bener2 seperti di neraka jahanam, ini rumah ato rumah..?? pikirku dalam hati. Kok ga ada adem2nya, kok ga ada tenang2nya, gede si gede, tapi sumpah, selama tiga hari tu aku ga betah di rumah. Aku capek sama rutinitas di rumah, kerja, kerja, kerja, kerja dan kerja, all the day. Ini ga lain dan ga bukan adalah titah permaisuri, permaisuri loh, bukan Raja, gilak ga..?? Harusnya kan raja yang merintah, eh ni kok malah kebalikan, malah permaisurinya yang berkuasa, sekalian ja jadi ratu, ato buat duo ratu yang baru.. Uhhhh…really look like little hell in my home, specially, yesterday. Aku ga tau setan apa yang merasuki tubuh ibu aku, baru bangun dah marah2, dah merintah2 buat kerja, pagi2 lagi, aku pengen nikamtin liburan coy. I want my sleep and vacation.

Aku ga abis pikir, itu badannya ibu terbuat dari apa sih,  ga ada capek2nya..aku sih ga pengen kaya gitu, kalo aku dikasi pilihan istirahat ato kerja, ya jelas aku pilih istirahat, tapi kerjaan yang umum diselesaiin dulu kaya nyapu, ngepel, mebanten, setrika, selesaiin dulu, baru istirahat. Nah, yang ini beda, kerjaan yang ga perlu dikerjain alias kerjaan yang percuma, bikin capek diri sendiri dan akhirnya bikin panes dan the last bikin marah n ribut, diambil juga.

Mbok ya gini ya, kerjain sesuai kemampuan badan kita mngerjakan sesuatu, jangan terlalu diporsir ato jangan terlalu berlebihan, ntar yang capek kan diri sendiri, udah deh ngeluh, bilang deh kerja kaya pembantu, ga ada yang nolongin n bantuin. Siapa juga kuat, kerja, kerja, kerja, kerja, kerja n kerja terus, ga ada yang kuat. Bu, tubuh dan pikiran tu butuh refreshing, bukan Cuma kerja, kerja, kerja dan kerja. Aku, siska, dedek, bapak bukan workaholic kaya Ibu, kita juga butuh santai, refreshing, nonton, baca Koran. Kami di rumah tidak seperti ibu, dan kami tidak mau seperti ibu. Really, I don’t’t want to be like u mom, I want to be like me, just me. Jangan buat rumah seperti neraka, seolah2 dirinya Ibu tu adalah sang Suratma, bukan, Ibu yang kami inginkan adalah Ibu yang semestinya bisa diajak sharing, mengayomi, seperti kakak, adik atopun sodara bagi orang rumah dan keluarganya, tapi kok sepertinya jauh dari kenyataan. Ibu seperti seorang dictator yang punya protap untuk mengatur rumah beserta isinya, yang punya keinginan sendiri, yang selalu mengutamakan uang di dalam setiap pembicaraan dan diskusi keluarga. We don’t need your all moneys, we need your wise, Mom.

Posted by Ika in 01:34:52 | Permalink | Comments (2)

Thursday, January 22, 2009

Congrats to Citra n Indra

Kemaren malem ke kondangan nikahannya temen SMA namanya Citra n Indra (congrats ya untuk kalian berdua, semoga cepet beranak n langgeng mpe kakek nenek). Jauh coy, di Petang, mana malem lagi. Uhf, but yesterday night was fun for us, secara cewek2 aja yang pergi kesana. Ada Mang Ndut, Savitri, Ayu n aku sendiri, naik mobilnya Savitri. Jauh sih jauh tapi untungnya ga mendaki gunung lewati lembah (jadi inget waktu ke nikahnya Wulan, weh, tu baru je, gilak, mendaki gunung, lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudera, la..la..la..la..la..).

Sampe
sana, ta’ kira rumahnya dipinggir jalan besar, tapi, ada jalan kecil yang ga bisa dilewati mobil dimana ujung jalannya ni ga tau kemana, wadouh, so screamy. Udah deh jadinya mengambil langkah seribu menuju rumah pengantin. Gilak, bet bet (semak/hutan)  di kiri kanan jalan kecil, mana suara jangkrik ga ketulungan lagi (kaya di hutan beneran, iiiiiiiii….!!!!). Akhirnya kira2 kita jalan 200 m, nyampe juga di tujuan, uhf, Finally.

Si penganten cewek, Citra, cantik banget, riasannya bagus, pas, menor ga, kurang juga ga, passs deh, jegeg. Trus, si Indra, makin kurus, beda aja sama waktu SMA yang pipinya tembem, tambah cakep, tapi tetep kalo ngomong, logat balinya ga berkurang, hehehehehehehe, pasangan yang sangat serasi.

Nah, di sana tu ada slide show yang isinya tentang mereka, bagus, keren, n bikin miris. Kenapa bikin miris..?? jadi pengen cepet2, hiks, tapi ayang rajeg tetep konsisten sama bulan Agustus, hwaaaaaaa..!!!

Eh si Ayu merusak suasana, dia pengen pipis katanya, katanya udah kebelet dari pertengahan jelan tadi, wadouh, kita berempat kaget, gilak ney anak, bias nahan segitu lamanya, ga takut kencing batu apa, gitu pikiran kita. Tapi, kata majalah2 wanita, menahan kencing itu bagus untuk kekencangan vagina dan otot2 disampingnya, masa sih..??? udah deh gantian aku kena suruh anterin si koncreng, toiletnya di belakang lagi, wadouh, untung ada beberapa orang di belakang rumahnya si citra, uhf, secara gitu di desa, gelapnya kaya gimana kalo di belakang rumah.

Makan udah, talking2 udah, cuci mata udah, tapi sayanganya, ketemu temen2 sedikit, coz mereka sudah kesananya pas siang n sore, ga kaya kita, malam2 buta, hehehehehe. Tapi, tapi, tapi, ada juga yang lebih malem dari kita, dan itu ga lain dan ga bukan adalan grup Mayor cs, kaya erik, cies, teja, mayor, riri n cewek satu (ga tau sapa, kayanya pacarnya si Teja). Papasan di tengah jalan kecil diapit hutan2, dengan suasana gelap dan remang2 (kaya di pilem Jelangkung..iii..serem…!!!), saling sapa, dan sempet sih terjadi conversation kecil diantara kami, wawewawewawewawewawe, yah begitu singkatnya conversationnya.

Weh, jadi kangen ma anak2 tu, secara gede bareng. I miss u all so much, let we play like a teen again.hehehehehehe.

Gilak, di jalan raya mau pulang sepi banget, secara di daerah pedesaan, jam setengah sebelas malem lagi, mana kita aja yang di jalan raya lagi, wadouuuhhh, udah deh si Mang Dut, ngegas mobil sekenceng2nya, wuuuiiiiissssssssss..!!!!!!!!

Ternyata eh ternyata…Mang Dut ga tau sapa itu David Archuleta, David Cook, Jason Mraz n lagu2 baru sekarang, wadooouuuhhh, ney anak bener2 baru keluar dari utan dehh kayanya, masa ga tau artis n lagu2 terbaru, parah ney, ck..ck..ck..ck. Itu jadi perbincangan hangat diantara kami berempat, mengejek, mengejek, mengejek dan mengejek Mang Dut. Lucu abiez waktu itu. Mpe ga terasa udah mpe Denpasar ney mobil. Its time going to our home.

Seru juga kemaren, pa lagi isi ngejek  Mang Dut, ow, we really like it, Mang Dut, we so sorry about last night, hohohohohoho, nice trip last night.

Once againi I want to say Congrat to Citra n Indra, Wish the best for both of you.

Posted by Ika in 01:08:03 | Permalink | No Comments »

Wednesday, January 21, 2009

Tentang KACRUT

Ika alias Kacrut…mmmmm..nama lengkapanya Putu Ayu Ika Purwaningrum. Lahir 24 tahun yang lalu, tepatnya Jumat Kliwon 9 November 1984 (Jumat Kliwon..??), anak dari orang tua yang lumayan keras wataknya (but I love them very much) dr. Putu Supartha alias Bapak Kelik Pindang dan Ir. Ni Nyoman Rusmini, MMA alias Men Rued. Punya tiga orang sodara, satu cowok dan dua cewek, namanya yang ke-2 Made Artha Dwi Angkabumi alias Dedek, yang ke-3 Nyoman Ayu Siska Desi Krisanti alias Siska alias Bentir, yang ke-4 Komang Ayu Meiyaningrum alias Omang Ayu alias Omang Otong. Status sekarang pacaran dengan cowok yang namanya Made Rajeg (kalo ga ada aral melintang horizontal vertical…taun 2009 ney akan melangsungkan pewiwehan alias pernikahan, mohon doanya, semoga lancar, amiieeennn..)

 

Aku anak blesteran (kata temenku di Facebook bukan blesteran tapi peranakan..alah..whatever) Buleleng-Tabanan-Jogja, campur sari, tapi dominan ke    arah Buleleng (nak belelenge ne..*logat orang Buleleng) yang lama banget berdomisili di Denpasar (capital city of
Bali..tau kan..????), dari orok mpe jadi seorang wanita sekarang. Eits..wait..dulu taun 88, aku dapet pindah ke desa Kapal, Badung, mengungsi dari peradaban hiruk pikuknya kota (mangnya kamu inget Ka..dulu itu kota denpasar kaya apa..perasaan kamu masih kecil deh..???). Sampai akhirnya taun 92, balik lagi ke peradaban (kota Denpasar) mpe sekarang..hohohohohohoho..!!!

 

Aku ini, mmmmmmm…cerewet, banyak omong, item (ngerasa aja sih, tapi orang2 bilang ga..duhh..thanks a lot for you guys..), badannya, yah sedeng2 lah..standart cewek, rambut dibawah bahu (skarang lagi proses pemanjangan ne..duh..streezzz). Suka sama yang namanya belanja, jalan2, nonton (apa aja kecuali horror), dengerin musik, bersih2 kamar, ngelamun, bengong, gambar di computer, ngejailin dan ngejek temen kalo lagi ga ada kerjaan, ngegosip, ngenet, berduaan ma pacar, and etc, etc, etc (banyak bangeeetttt kesukaannya pokoke..)

 

Sekarang aku lagi mekuli alias kerja di perusahaan swasta di daerah Petitenget, Kuta, namanya PT. Triadi as an architect (ehm..ehm..ehm..). Ditemani para tetua tetua dengan jam kerja yang super maknyoosss (aku mah belum ada apa2nya disini..I must learn anything about buildings, drawings and designs). Yah, mudah2an pencarian ilmu dan pengalamannya tambah banyak dan lancer kaya by passssssssss.

 

Oke..oke..cukup, segini aja tentang aku alias Ika alias Kacrut, nanti kalo mau nanya tantang aku, silahkan tanya, terbuka untuk umum, siapa saja dan dimana saja, mau itu manusia, tumbuhan, binatang, dedemit, setan, kuntilanak, genderuwo, iblis dan makhluk lainnya, silahkan.

Okey…cap cuezt..yuukkkkkssss maaaarriiieeee..!!!

Posted by Ika in 02:51:21 | Permalink | Comments (2)

INTRUDUCE

Dan pada akhirnya…aku punya yang beginian juga, katrok-katrok dah bilang, ga pa pa, last but not least (bener ga kata2nya..??). Sebenernya sih udah dari dulu pengen buat yang beginian, tapi ga sempet2 juga (ga sempet ato ga ngerti..??). Tapi, setelah mengumpulkan segenap jiwa dan raga, akhirnya kuberanikan diri (cieehh..kata2nya). Mohon bantuannya, apa yang bagus dan  ga bagus untuk blog ini. Sepertinya perlu inspirasi dan referensi yang banyak biar blog ini jadi sebuah blog yang enak di baca, otrey. I need
ur advices, dimulai dari sekarang. Yuk..mariieeee..!!!!!

Posted by Ika in 01:14:53 | Permalink | No Comments »